Sabtu, 10 Mei 2014

Kepingan yg hilang dari Timnas




Kepingan yg hilang dari Timnas, ya itu seuntai kata yg cocok bagi Timnas Indonesia saat ini. Yg dimaksud dngn kepingan yang hilang adalah Seorang Striker Haus gol
Timnas kita saat ini mmng lgi diberikan kekayaan para pemain gelandang yg bnyk. Tpi Penyerang Indonesia sngt sedikit. Ingatkah anda saat AFF 2010 dan SEA GAMES 2011 saat itu kita melangkah ke Final karena adanya striker haus gol di Timnas kita. Contohnya C.Gonzales dan BP di Timnas Senior saat AFF 2010, dan Duet Papua Patrich Wanggai dan Titus Bonai di Timnas SEAG 2011. Saat itu Indonesia melangkah ke final dngn mulus(rata2 selalu membantai), sebelum kedua Timnas kita dipercundangi Malaysia di Stadion GBK.
Di Timnas Indonesia U19 memiliki Striker utama yaitu Muchlis Hadi tpi Golnya untuk Timnas baru 6,, ap itu wjr bagi seorang striker yg bertugas mencetak gol sebanyak-banyaknya. Bandingkan dngn Evan Dimas yg sdh mencetak 10 gol lebih, padahal Dia adlah seorang Pemain tengah
Sementara di Timnas U23 SEAG 2013 hanya memiliki Yandi Sofyan yg berposisi sebagai Striker murni dan hanya mencetak 1 gol,, miris bukan?. Seandainya di Timnas U23 saat itu memiliki striker seperti duet papua,, bukan tidak mungkin kita menjadi mendapatkan emas Sea Games. Bayangkan sj saat itu Indonesia bnyk memiliki pemain bagus seperti Manahati, Alvin T, Syaifuddin, Diego M di sektor pertahanan. Andik V, Ramdani, Fandi Eko, Pahabol, Bayu Gatra, dan Dedi Kusnandar di sektor tengah. 2 kiper yg berpengalaman Kurni Meiga dan Andritany. Ditambah duet Papua Tibo dan Patrich, Bisa saja kita menjadi pemuncak grup saat itu.
Jadi intinya Indonesia hanya butuh Striker haus gol!!!!! Setelah BP memutuskan pensiun dari Timnas
Bayangkan sja jika di semua
Kelompok umur Timnas Indonesia selalu memiliki Striker haus gol,, bukan tdk mungkin kita menjadi raja di AFF dan mungkin kembali menjadi Macan Asia

SMANSA LEAGUE